Oktober 24, 2026
FB_IMG_1792835334563

KAMPAR — Kepolisian Sektor Bangkinang Barat tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pemilik sejumlah alat isap narkotika yang ditemukan di sebuah gubuk perkebunan. Barang-barang terlarang tersebut disita saat petugas menggelar razia di Desa Silam, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Sabtu (24/10/2026). Operasi penyisiran yang dimulai pukul 13.00 WIB ini sengaja menyasar titik terpencil yang selama ini diduga kuat menjadi sarang tersembunyi bagi para pelaku penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut.

 

Polisi Telusuri Jejak Jaringan Narkoba dari TKP Desa Silam

 

Razia dadakan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bangkinang Barat, IPDA Roy Sandi, S.H., M.H., bersama jajaran Kanit Binmas, Kanit Provos, Kanit Samapta, Kanit Intelkam, hingga personel Bhabinkamtibmas. Target operasi berfokus pada area perkebunan kelapa sawit yang jauh dari pemukiman warga.

 

Saat petugas mengepung dan melakukan penggeledahan di gubuk sasaran, kondisi tempat tersebut dalam keadaan kosong. Namun, polisi berhasil mengamankan sejumlah benda yang menjadi bukti kuat adanya aktivitas gelap di sana:

 

– Alat isap sabu (bong) modifikasi

– Plastik bening bekas wadah barang terlarang

– Pipet plastik yang berserakan di lokasi

 

“Seluruh barang temuan ini kami sita dan bawa ke markas komando. Petugas akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan keterkaitannya dengan jaringan pengedar narkotika di wilayah hukum kami,” jelas IPDA Roy Sandi.

 

Tindakan Tegas Polsek Bangkinang Barat demi Kamtibmas

 

Meskipun para pelaku berhasil menghindari penangkapan saat digerebek, pihak Polsek Bangkinang Barat menegaskan bahwa ruang gerak mereka kini telah dipersempit. Petugas memastikan patroli dan razia di area kebun sawit Desa Silam akan dirutinkan secara berkala.

 

IPDA Roy Sandi juga meminta elemen masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap peredaran narkoba di sekitar mereka. “Kami sangat membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Jika melihat ada pergerakan atau aktivitas mencurigakan di area perkebunan maupun pemukiman, segera laporkan. Kami jamin kerahasiaan identitas pelapor,” pungkasnya.

 

Operasi cipta kondisi ini berakhir pada pukul 14.30 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. Penegakan hukum ini menjadi bukti keseriusan polisi dalam mendukung program prioritas Kapolri demi mewujudkan Kampar yang bersih dari narkoba(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *